Cari

GURU PILAR UTAMA MEMBANGUN NEGERI

Aku adalah guru ingin rasanya membukakan mata,fikiran, hati pada anak negeri untuk menatap massa depan bersama membangun negeri.

LIPUTAN PELATIHAN HANDTRyMATIKA

HANDTRyMATIKA SEBAGAI BENTUK KLINIK PROSES KESULITAN BERHITUNG ANGKA

Semarang UNNES, 10 Oktober 2009.

Kesulitan berhitung angka sering dialami oleh seseorang.  Meskipun kini telah ada alat hitung modern seperti kalkulator tetapi masalahnya adalah mereka tidak selalu membawa kalkulator dimana saja.  Namun kini  boleh tidak khawatir karena metode Handtrymatika akan mampu membantu persoalan berhitung angka.

Gambaran mengatasi kesulitan berhitung angka ini telah dijelaskan panjang lebar oleh penemunya secara langsung oleh Tri Budiyono, S.Pd. dari SMP Negeri 1 Pamotan Kabupaten Rembang.  Dalam Pelatihan Handtrymatika yang diselenggarakan oleh IKAHIMATIKA Sub Wilayah Semarang meliputi perguruan tinggi ternama di Semarang yakni UNDIP, IAIN Sunan Kalijogo, IKIP PGRI Semarang dan Universitas Negeri Semarang selaku tuan rumah penyelenggara.

Dalam pelatihan tertangkap cerminan kecerian, harapan dan kepuasan.  Disamping pembicara menyampaikan materi secara iteraktif dan dijelaskan melalui praktek langsung oleh audiens, petikan harapan juga digambarkan oleh hampir semua peserta memiliki pendapat yang sama akan metode Handtrymatika bahwa metode ini disamping tidak mematikan unsur penalaran, juga kaidah-kaidah dari proses operasi perhitungan juga tidak menyalahi konsep-konsep ilmiah dalam perhitungan.

 Handtrymatika da;am pertemuan Ilmiah Penyelenggara IKAHIMATIKA

Dari hasil pelatihan ini,  dapat disampaikan secara eklusif wawancara langsung kepada penemunya tentang Metode Handtrymatika;

Berbincang  mengenai metode Handtrymatika, apa yang menjadi latar belakang metode ini disampaikan?

Pengalaman saya selama mengajar fisika  hampir pasti ditemukan masih banyak siswa setingkat SLTP kurang mahir dalam berhitung angka. Dan suatu ketika saya bertemu dengan siswa yang benar-benar membuat jengkel dan kasihan karena ketidakmampuannya. Sebagai guru saya mulai berfikir  materi klinik proses apa yang harus saya berikan dan saya lakukan. Saya teringat,  dulu ketika belajar di SD saya pernah mendapat materi hitung angka  dengan metode jari tangan, singkat kata materi ini saya terapkan kembali pada siswa kami. Apa hasilnya? Ternyata anak tersebut merasa bisa berhitung angka dan mampu membangun motivasi mereka saat belajar fisika.

Apa perbedaan metode jari tangan yang pernah dimiliki dengan metode handtrymatika saat ini?

Pada alat yang digunakan metode jari tangan dan metode handtrymatika sama-sama menggunakan jari tangan.  Namun demikian metode ini memiliki perbedaan yang sangat jelas. Kalau metode jari tangan yang dulu telah ada,  baru menyelesaikan  hanya terbatas pada angka satuan yakni 6,7, 8, 9 , 10 dan metode ini kurang penjelasan tentang penyandian angka, operasi angka konsep matematika  mana yang digunakan. Metode handtrymatika telah mampu menjelaskan dari kelemahan itu semua dan hebatnya metode ini dapat mengoperasikan hampir semua bilangan bulat dengan benar.

Sejak kapan metode ini dikenalkan pada publik?

Metode yang saya kembangkan saya kenalkan secara tidak langsung sejak saya mengembangkan metode jari tangan ini yaitu pada siswa saya di SMP negeri 1 Pamotan dan siswa-siswa bimbingan belajar yang saya selenggarakan yaitu tahun 1996. Kemudian pada tahun 1999 saya mencoba menulis di Buletin Pelangi Pendidikan ternyata dari tulisan ini dapat dimuat dan tepatnya di buletin pelangi pendidikan vol.2 no. 2 No. ISSN 1410-4504 yang diterbitkan oleh Proyek Perluasan dan Peningkatan Mutu SLTP Jakarta, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Disamping itu saya juga telah menulis buku yang diterbitkan oleh penerbit berskala nasional. Disamping itu, tentang kegiatan ilmiah, mengenai masalah handtrymatika moment yang saya anggap ada unsur pengujian ilmiah ya kegiatan semacam ini, disamping dihadiri oleh orang-orang yang memiliki kapabelitas tentang matematika mereka juga berbasic perguruan tinggi ternama yang ada di kota semarang seperti UNDIP, UNNES, IAIN dan IKIP PGRI semarang ini.

Dokumentasi beberapa penghargaan dari metode Handtrymatika

Seandainya materi ini dapat dimasukkan pada kurikulum pengajaran matematika, apakah dapat disetujui?

Maksud anda? Disetujui dari pihak mana? Kalau secara pribadi sih…saya tentu akan mendukung sekali. Karena toh ini untuk kemajuan anak didik kita untuk membantu menyerap pengetahuan yang hampir semua pengetahuan selalu saja memanfaatkan berhitung angka. Tetapi perlu diingat bahwa materi ini harus didasari oleh pemahaman konsep perhitungan yang benar. Misalnya bahwa perkalian itu adalah konsep penjumlahan berulang. 8 x 9 itu sama dengan 9 + 9 + 9 + 9 + 9 + 9 +9 + 9 sehingga nilainya adalah 72. Tetapi jika pemahaman ini belum disampaikan ya…saya kurang setuju. Sedang mengenai pihak penyelenggara pendidikan (pemerintah) saya meyakini bahwa pemerintah memasukan isi materi kurikulum itu tidak akan gegabah disana ada proses analisis dan evaluasi yang panjang isi materi kurikulum . Saya yakin suatu saat pemerintah akan memasukannya jika materi ini layak dimasukan pada kurikulum.

Bagaimana pandangan tentang pemerintah selama ini terhadap hasil-hasil karya yang dilakukan oleh sebagian masyarakat selama ini?

Akhir-akhir ini cukup mengembirakan, namun demikian tentu harus ditingkatkan karena banyak sekali pengembangan-pengembangan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat tetapi belum dapat disebar luaskan karena kemampuan birokrasi atau link yang ada tidak diketahui oleh masyarakat, sehingga pemerintahlah yang mempunyai kompetensi untuk memburu karya-karya tersebut, sehingga suatu saat tidak ada lagi klaim-klaim pengetahuan sebagai karya anak bangsa tetapi di klaim oleh pihak luar.*SM

Iklan
Featured post

menghafal sistem periodik unsur

 KIMIA MUDAH

sistem periodik unsur
sistem periodik

Kamu sudah mendapatkan Tabel Periodik Unsur Kimia belum?

Cara yang sederhana. Kamu tinggal buat kata hasil kreasimu sendiri dari singkatan unsur kimia yang ada di tabel kemudian dirangkai menjadi sebuah kalimat.

Nawala

Periodik unsure kimia

  1. Hajah lina karep rabi Cs Frukon.
  2. Bebek mangan cacing seret banget rasane
  3. Boron Alamak gawe inti
  4. Cari siluman Gerandong Selatan plumbon
  5. Namanya Panjul Aslinya Surabaya binjai
  6. Oh saya sering telepon polisi
  7. Fani Culun Ikutan Atletik
  8. Heboh Negara arab karena Xerangan rumania

Golongan IA
H = Hidrogen >> Hajah
Li = Litium >> Li
Na = Natrium >> Na
K = Kalium >> Karep
Rb = Rubidium >> Rabi
Cs = Cesium >> Cs
Fr = Fransium >> Furkon
Kalimat : Hajah lina karep Rabi Cs Furkon

Golongan IIA
Be = Berilium >> Bebek
Mg = Magnesium >> Manggan
Ca = Calsium >> Cacing
Sr = Stronsium >> Seret
Ba = Barium >> Banget
Ra = Radium >> Rasane
Kalimat >> Bebek mangan cacing seret banget rasane

Golongan IIIA
B = Boron
Al = Alamak
Ga = Galium
In = Indium
Ti = Titanium
Karena sudah seperti sebuah kata >> Boron alamak gawe inti.

Golongan IVA
C= Karbon >> Cari
Si = Silikon >> Siluman
Ge = Germanium >> Gerandong
Sn = Stannum >> Selatan
Pb = Plumbum >> Plumbon
Kalimat >> Cari Siluman Gerandong Selatan Plumbon

Golongan VA
N = Nitrogen >> Namanya
P = Phosporus >> Panjul
As = Arsenik >> Aslinya
Sb = Stibium >> Surabaya
Bi = Bismut >> Binjai
Kalimat >> Namanya Panjul Aslinya Surabaya Binjai

Golongan VIA
O = Oksigen >> Oh
S = Sulfur >> Saya
Se = Selenium >> Sering
Te = Telurium >> Telepon
Po = Polonium >> Polisi
Kalimat >> Oh, Saya Sering Telepon Polisi

Golongan VIIA
F = Fluorin >> Fani
Cl = Klorin >> Culun
Br = Bromin >> Baru
I = Iodin >> Ikutan
At = Astatin >> Atletik
Kalimat >> Fajar Culun Baru Ikutan Atletik

Golongan VIIIA
He= Helium >> Heboh
Ne = Neon >> Negara
Ar = Argon >> Arap
Kr = Kripton >> Karena
Xe = Xenon >> Xerangan
Rn = Radon >> Rumania
Kalimat >> Heboh Negara arap karena xerangan Rumania.

Handtry.

Featured post

PELATIHAN HANDTRyMATIKA

Featured post

KONEL ATOM

KONEL ATOM

Oleh

TRI BUDIYONO, S.Pd.

Kepala SMP N 2 Gunem – Plt SMK N 1 Gunem

 

  1. Pendahuluan

Pendidikan pada dasarnya suatu proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya, sehingga mampu menghadapi segala perubahan dan permasalahan dengan sikap terbuka serta pendekatan-pendekatan yang kreatif tanpa harus kehilangan identitas dirinya. Sekolah merupakan bagian dari sistem pendidikan formal yang mempunyai aturan-aturan jelas atau lebih dikenal dengan GBPP (Garis-garis Besar Program Pengajaran) sebagai acuan proses pembelajaran dan guru sebagai fasilisator yang berperan dalam keberhasilan seorang siswa, sehingga guru harus tepat dalam memilih metode pembelajaran yang akan digunakan.

Kimia dan Fisika  merupakan salah satu cabang ilmu IPA yang berperan sangat esensial dalam perkembangan sains dan teknologi. Oleh karena itu, siswa dituntut untuk menguasai materi pelajaran fisika dan kimia secara tuntas. Hal ini sejalan dengan tujuan pembelajaran kimia yang tercantum dalam kurikulum 2006,

konsep kimia untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan teknologi secara ilmiah”. (Depdiknas, 2004)

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka pengajaran kimia dan fisika  harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga memperoleh hasil yang diharapkan.

Keberhasilan pengajaran fisika dan kimia ini ditentukan oleh besarnya partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, makin aktif siswa mengambil bagian dalam kegiatan pembelajaran, maka makin berhasil kegiatan pembelajaran tersebut. Tanpa aktivitas belajar tidak akan memberikan hasil yang baik.

Pada kenyataannya, guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas cenderung berlangsung secara konvensional atau menggunakan strategi pembelajaran tradisional. Artinya guru mentransformasi ilmu pengetahuannya dengan menggunakan metode ceramah sehingga pembelajaran berpusat pada guru (Teacher Centered). Padahal menurut Kurikulum KTSP, kegiatan belajar mengajar harus berpusat pada siswa yang artinya siswa harus lebih aktif menggali informasi sendiri.

  1. Permasalahan

Dalam mempelajari konsep atom baik di SLTP maupun SLTA siswa kurang bisa memahami.  apalagi atom merupakan bagian materi yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Sehingga untuk menjelaskan supaya paham tentang materi atom yang abstrak guru perlu mencari solusinya agar konsep atom bisa dipahami lebih mudah

  1. Pembahasan

Permasalahan tentang kesulitan pemahaman konsep atom menurut penulis perlu diupayakan suatu alat peraga atau alat simulasi model atom yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa.  Oleh penulis membuat/berinovasi alat peraga  yang  kita kenalkan sebagai KIT ATOM

KIT ATOM  terdiri dari 3 bagian yaitu  Papan konel atom, Molymod dan Sistem periodic unsure

Molymod dan system periodic unsure mungkin  sudah kita kenal, tetapi tentang papan konel atom dapat dijelaskan sebagai berikut:

Pembuatan Papan Konel Atom

  1. Bahan
  2. Kayu /plastic
  3. Cara Pembuatan
  4. Buatlah Papan berbentuk tabung dengan tebal minimal 4 cm dengan diameter minimal 20 cm
  5. Papan tersebut buatlah tingkat kulit minimal 4 tingkat kulit dengan lingkaran 4 bagian dengan jarak yang sama sesuaikan kaidah keindahan alatnya.
  6. Buat tempat electron (hole) pada bagian kulit sesuaikan dengan model electron  yang    berbentuk  bola dengan diameter sebesar  kelereng  (2 cm)
  • Lingkaran inti adalah tempat nukeon (inti atom) yang terdiri dari proton dan neutron. Sebaiknya inti dibuat 2 bulatan menonjol.
  • Pada lingkaran kedua dari inti (dalam) sebagai kulit K buatlah sebanyak 2 buah cekungan tempat electron
  • Pada lingkaran ketiga dari inti sebagai kulit L buatlah sebanyak 8 buah cekungan dengan formasi 2 cekungan berdekatan dan 6 cekungan berdekatan
  • Pada lingkaran keempat dari inti sebagai kulit M buatlah sebanyak 18 buah cekungan dengan formasi 2 cekungan berdekatan, 6 cekungan berdekatan dan 10 berdekatan
  • Pada lingkaran kelima dari inti sebagai kulit N buatlah sebanyak 32  buah cekungan dengan formasi 2 cekungan berdekatan,  6 cekungan berdekatan, 10 cekungan berdekatan dan 14 cekungan berdekatan
  1. Lakukan pengecatan
  2. Lingkaran inti (paling dalam) cat dengan warna yang berbeda dengan lingkaran yang lain untuk membedakan kulit atom
  3. Cat lobang electron
  • s 2 kelompok berdekatan dengan warna putih
  • p   6 kelompok berdekatan dengan warna hijau
  • d 10 kelompok berdekatan dengan warna ungu muda
  • f 14 kelompok berdekatan dengan warna ungu tua

Model bola electron

          Model bola electron sebenarnya dapat memanfaatkan bola-bola atom (molymode), namun bola-bola tersebut perlu menyesuaikan hole pada papan konel atom. Adapun dibuat:

  1. Bahan: kayu/plastic
  2. Cara Pembuatan
  3. Ambil kayu buat bola-bola electron dengan diameter sekiranya dapat ditempatkan pada lobang tempat electron (hole) dengan jumlah minimal 60 buah
  4. Catlah bola-bola electron tersebut dengan warna electron s warna putih, electron p dengan hijau , d warna ungu muda dan f dengan earna ungu tua

Box konel atom

Box konel atom pada prinsipnya hanya digunakan untuk membungkus papan konel atom ataupun bola electron sehingga dapat digunakan secara praktis dan dapat diatur kembali, sehingga alat ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Catatan : perhatikan gambar rancangan konel atom

Gambar  Rancangan Papan  KONEL ATOM

L/2

Keterangan gambar:

Elektron pada status momentum sudut  (orbital) pada  konfigurasi  elektron (s)

Elektron pada status momentum sudut (orbital)   pada konfigurasi (p)

Elektron pada status momentum sudut (orbital) pada konfigurasi elektron(d)

Elekton pada status momentum sudut (orbital)  konfigurasi f

  • K/1 : Kulit Atom K / Tingkat Energi 1
  • L/2 : Kulit Atom L / Tingkat Energi 2
  • M/3 : Kulit Atom M/Tingkat Energi 3
  • N/4 : Kulit Atom N/Tingkat Energi 4

Catatan:

Inti atom diberikan 2 tonjolan  dengan warna berbeda dimaksudkan dalam satu bahwa nukleon terdiri dari proton (sama dengan nomor atom) dan netron (selisih nomor massa dan nomor atom).

Siswa SMP 1 Pamotan menggunakan Kit atom untuk memahami materi atom

Semula membuat kit konel atom semata-mata hanya untuk kalangan sendiri, tetapi karena kemanfaatannya telah dirasakan oleh siswa dalam belajar atom, dan didorong oleh rekan-rekan guru kiranya konel atom dapat disebar luaskan

Maka penulis mengajukan permohonan agar konel atom dapat di produksi oleh produsen alat laboraturium dan alat peraga pendidikan.

Alat konel atom hasil gagasan guru dan di kembangkan oleh PT Pudak Scientific Bandung

Kit konel atom hasil gagasan guru di produksi PT Pudak Science

Penutup

Tidak mudah memang mencarikan solusi agar siswa menjadi paham. Namun demikian bila guru sadar akan tugasnya dan mau bekerja keras niscaya usaha kerja keras akan ada hasilnya. Dan hingga saat ini alat Kit Konel Atom dapat digunakan sebagai alat pembelajaran pada materi:

  1. Aturan penamaan unsur
  2. Partikel materi atom
  3. Partikel materi ion
  4. Molekul unsur dan molekul senyawa
  5. Konfigurasi elektron
  6. Klasifikasi unsur
  7. Kesetabilan unsur
  8. Jari-jari atom
  9. Ikatan kimia:ikatan ion
  10. Ikatan kimia ikatan kovalen
  11. Kekhasan atom karbon
  12. Kedudukan atom karbon
  13. Kelompok senyawa hidrokarbon
  14. Isomer
  15. Model atom mekanika kuantum
  16. Sistem periodik unsur

 

DAFTAR PUSTAKA

Anasasmita., Tisna. Pelajaran Fisika Untuk SLTP Kelas II, Bandung: Sarana Panca

Karya, 1995.

Davies., Eryl. Buku Saku Penemuan, Jakarta: Erllangga, 2001

Hidayat S., Lilik. Kamus Fisika Bergambar, Bandung: Pakar Raya, 2004

Holiday.,David diterjemahkan Silaban.,Pathur, Fisika 2 Jakarta: Erlangga, 1992

Jorgosdzi., Chirstopher dan Potter., Franklin. Maniak Fisika. Bandung:

Pakar Raya, 2005

Lilia Sari, Kimia 1 Untuk SMU, Jakarta: Balai Pustaka, 1987

Kertayasa.,Nyoman, Laboratorium Sekolah & Pengelolaannya, Bandung: Pudak

Science, 2006

Mangun., Widagdo. Soal-Soal Fisika untuk SMP, Jakarta: Erlangga, 1987.

Purba.,Michael. Kimia 1b. Jakarta: Erlangga, 2006

Suratno, Pegangan Guru Konsep Dasar Fisika 2, Semarang: Aneka Ilmu, 2002..

Widodo., Slamet. Bimbingan Pemantapan Sains IPA-Fisika, Bandung: Yrama Widya,

2004.

Yunita, Panduan Demonstrasi dan Percobaan Kimia, Bandung: Pudac Science, 2005

Yunita, Panduan Demonstrasi dan Percobaan Kimia Jilid 2, Bandung: Pudac Science,

2005

 

Halliday, David & Resnick, Robert. 1978. Physics. New York: John Wiley & S

 

 

INISIAL PENULIS

Tri Budiyono, Lahir,  15  Nopember 1967  di Klaten. Pendidikan SD, SMP & SMA di Klaten., Gelar Sarjana di IKIP Jakarta dan Pendidikan Sertifikasi Guru di Unnes pada tahun 2008.

Pengalaman menjadi guru sejak masih di bangku kuliah di tingkat SMP dan SMA hingga sekarang . Menjadi PNS di SMP 1  Pamotan  sejak tahun 1995 – 2013 dan saat ini menjadi Kepala SMP Negeri 2 Gunem dan PLT Kepala  SMK N 1 Gunem  Kab Rembang telah berkali-kali mengantarkan siswanya mengikuti OSN dan berhasil mendapatkan mendali di tingkat Nasional.  Berbagai penelitian, seminar dan pelatihan telah diikuti dan dilaksanakan. Pengalaman menulis juga telah dilakukan dan diterbitkan di berbagai penerbitan berskala Nasional  diantaranya  menulis buku Metode Handtrymatika sebagai metode hasil ciptaannya.

KONEL ATOM

Tri  Budiyono, S.Pd. Upaya Mengatasi Keterbatasan Pelaksanaan Praktikum IPA Di SMP Negeri 1 Pamotan Melalui Pembuatan Alat Peraga Kit Konel Atom: Sebuah Inovasi Pembuatan Alat Peraga IPA pada Materi Kimia Materi Atom (2012). Karya Ilmiah. Rembang: Juli, 2012.

Karya ilmiah ini bertujuan untuk mencarikan alternatif alat peraga IPA – Kimia pada materi Atom. Di samping menyusun Langkah-langkah dalam pembuatan alat peraga kimia Kit Konel Atom,  membuat desain alat, membuat alat sesuai desain, membuat lembar kerja, melakukan pengujian alat, penyempurnaan alat dan mengevaluasi alat dari segi kelayakannya untuk dipergunakan dalam pembelajaran kimia di SMP dan SMA.

Alat peraga praktikum kimia Kit Konel Atom yang dihasilkan dari penelitian ini setelah melalui proses yang telah dilakukan dihasilkan berupa alat peraga yang dapat dimanfaatkan pada materi Aturan penamaan Unsur, Partikel Materi Atom, Partikel Materi Ion, Molekul Unsur dan Senyawa, Konfigurasi Elektron, Klasifikasi Unsur, kestabilan Unsur, Jari-jari Atom, Ikatan Ion, Ikatan Kovalen, Kekhasan Atom Karbon, Kedudukan Atom Karbon, Kelompok Senyawa Hidrokarbon, Isomer, Model Atom Mekanika Kuantum dan Sistem periodik Unsur.

Dari Karya Ilmiah ini, diharapkan alat peraga yang dibuat dapat dijadikan sebagai alternatif alat peraga laboratorium IPA, Dapat dikembangkan oleh produsen alat peraga IPA, dapat memotivasi guru/siswa agar berinisiatif membuat  alat peraga yang belum tersedia.

MANIAK

PAS

Atas ↑